Minggu, 15 April 2012

Wisata Kuliner Museum Kalbar

Pontianak-Selain dapat berwisata dengan melihat koleksi benda-benda bersejarah secara langsung, Museum Kalimantan Barat juga menawarkan wisata kulinernya. Berbagai makanan dapat kita temui dan nikmati di sini. Bakso, nasi goreng, mi goreng, martabak pisang, somay, rujak buah, chai kue, hingga steak adalah beberapa kuliner yang dapat dinikmati di sini. Dari sekian banyak makanan yang dapat dinikmati tersebut, sangat disayangkan justru makanan khas Kalimantan Barat yang hampir tidak ada dijual di sini. “Memang, sebagian besar kantin dan restoran di sini jarang yang menawarkan makanan-makanan khas daerah. Khusus kantin ini, kami hanya menjual makanan cepat saji seperti nasi goreng dan lain-lain. Kebetulan kami juga tidak pandai membuat makanan khas daerah Kalbar.” ujar Elsa (25 tahun) penjaga Kantin Ceria.

Ada dua kantin dan dua restoran di museum Kalbar. Selain keempat tempat makan tersebut, pedangang asongan juga banyak yang berjualan di sini. Mulai dari pedangang somay, keripik, rujak, minuman ringan, es krim, dan lain-lain juga ikut mencari nafkah di sini. Mereka bebas berdagang di museum asalkan bisa menjaga kebersihan lingkungan museum. Para pedagang asongan tersebut tidak dikenai pajak seperti pemilik kantin ataupun restoran karena mereka tidak menetap untuk berjualan di sana.

Pengunjung museum ada yang datang dari luar kota bahkan luar negeri, mereka biasanya akan menyempatkan diri untuk menikmati kuliner di sini. Pengunjung yang menikmati makanan di museum ini biasanya ialah masyarakat dari kalangan menengah ke atas. Mulai dari pelajar, mahasiswa, pegawai kantor hingga pejabat daerah, sering datang dan makan di kantin ataupun restoran museum Kalbar ini. Beberapa pengunjung berpendapat bahwa makanan yang ditawarkan cukup enak dan tempatnya juga nyaman. Pengunjung bebas memilih tempat makan dan bisa juga makan sambil menikmati pemandangan yang ada di sekitar museum ini. Selain itu, harga makanan yang ditawarkan juga bervariasi, sesuai dengan tempat dan menu makanan yang dipilih.


Penulis: Rizka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar