Rabu, 18 Juli 2012

Orang Miskin Dilarang Sakit

Punggur—Rasa kecewa, itulah mungkin yang sedang dirasakan oleh pasangan suami istri, Bapak Yunus dan Ibu Jamilah, saat ini. Anak mereka  yang dirawat di RSUD Sudarso dua hari yang lalu dipulangkan lantaran sudah tidak memiliki biaya. Keluarga yang berdomisili di Desa P. Berkat Punggur Besar ini memang berasal dari keluarga yang kurang mampu. Jangankan untuk membiayai perawatan anaknya, untuk biaya sehari-hari saja mereka hidup pas-pasan.
            Menurut keterangan masyarakat setempat, anak  Yunus dan Jamilah yang baru berusia dua tahun itu mengalami kelainan pada bagian syaraf kepalanya hingga ahkirnya  membesar. Melihat kondisi anaknya yang mulai memburuk dan kepalanya kian membesar pasangan suami istri itupun membawa anaknya ke rumah sakit dengan berbekal ASKES dan JAMKESMAS. Pihak rumah sakitpun menyarankan agar anak mereka dirawat dan mereka dikenakan separuh dari biaya yang seharusnya mereka bayar. Namun setelah beberapa hari dirawat pihak RS Sudarso memulangkan anak mereka dengan alasan rumah sakit sudah tidak dapat menanggung biaya perawatan lagi. Pihak rumah sakit pun menyarankan agar anak bapak Yunus tersebut untuk dirawat jalan.
            Beratap daun, berdinding papan rapuh, dengan satu lampu kecil yang memberi secercah cahaya pada malam hari. Dikala hujan turun tetesan air hujan akan menjadi teman setia yang selalu menemani. Rumah yang terletak di tepi kali  itu merupakan istana kecil Yusuf dan Jamilah. Keluarga kecil yang hidup secara sederhana itu, kini sedang diuji ketabahannya “jangankan untuk perawatan di rumah sakit, untuk biaya sehari-hari saja kami harus pontang-panting cari duit dan hidup pas-pasan” ungkap Yunus. Dia benar-benar mengharapkan ada pihak yang mau peduli dengan nasib anaknya.
            Setelah dirawat jalan ternyata kondisi anak mereka semakin memburuk. Akhirnya Yunus pun berinisiatif untuk meminta bantuan kepada ketua RT, Dusun, Kades dan pengurs daerah setempat. “ Seharusnya ada perhatian dari pemerintah terhadap keluarga yang kurang mampu, khususnya dalam bidang layanan kesehatan” ucap  pak Effendi, Kades Punggur Besar. Selain itu, Mahmud selaku ketua dusun juga menambahkan “ seharusnya pihak rumah sakit tidak langsung memulangkan begitu saja, melihat kondisi pasien yang masih harus mendapatkan perawatan yang intensif” tukasnya. Warga setempat juga berinisiatif untuk menyumbang seikhlasnya kepada keluarga yang sedang dihadapi cobaan tersebut.
Penulis: Evi Marianti (F11409043)

1 komentar: