Azan
subuh telah berkumandang membangunkan tidur lelap Bu Nur dan suaminya yang
biasa dikenal dengan sebutan Pak Udin. Pak Udin kemudian bersiap-siap ke masjid
menunaikan sholat subuh, demikian juga Bu Nur. Beliau sholat di rumahnya saja.
Setelah pulang dari masjid Pak Udin pun menjalankan rutinitasnya yaitu menyusun
segala perlengkapan jualan istrinya, mulai dari menyapu lantai, mengepel,
mengangkat meja, kursi, sendok, garpu, piring, mangkuk, sampai mengunting
tissue. Hal ini bisa dilakukan oleh karyawannya, tetapi oleh karena telah
terbiasa bersibuk ria seperti itu, Pak Udin tak segan melakukannya.
Pukul
06.00 WIB, Bu Nur pun mengendarai mionya untuk berbelanja segala keperluan
berjualan hari ini. Bu Nur dan Pak Udin memiliki sebuah warung yang biasa
dikenal dengan sebutan “Warung Bubur Bu Nur”. Warung ini terletak di Sungai
Pinyuh, sengaja dibangun di depan rumahnya. Di sini terdapat beraneka ragam
menu sarapan mulai dari bubur nasi, nasi kuning, lontong sayur, sate ayam dan
sapi, bakso, nasi goreng, mie tiaw, juga terdapat sajian khas Timur Tengah
yaitu nasi kebuli dengan
sensasi rasa yang menggoyang lidah.
Ternyata
tidak perlu jauh-jauh kita ke Arab, di sini kita juga bisa merasakan makanan khas
Arab itu. Minggu,
15 April 2012, Bu Nur dan karyawannya tampak sibuk melayani pelanggan setianya.
Memang tidak sesuai dengan nama rumah makannya, karena rumah makan ini awalnya
merupakan tempat sarapan favorit dipagi hari bagi warga sekitar Sungai Pinyuh,
bahkan luar kawasan Sungai Pinyuh. Warung Bubur Bu Nur ini terletak di Jalan
Seliung yang menjadi jalur transportasi antarnegara yaitu Malaysia. Meskipun
yang dijual di warung ini adalah jenis-jenis makanan yang merakyat tetapi yang
mencicipi bahkan berlanggaanan merupakan kalangan perkantoran dan pejabat
tinggi di Kalimantan Barat ini. Berawal dari acara selamatan atas lahirnya cucu
pertama, Bu Nur menyajikan nasi kebuli untuk para tamunya. Ternyata para tamu
merasakan gurihnya nasi kebuli tersebut dan menyarankan agar Bu Nur memasukkan
nasi kebuli ke dalam daftar menu jualannya. Bu Nur pun mencobanya dan tak
disangka-sangka, ternyata sangat digemari oleh para pelanggan. “padahal
sebelumnya saya tidak pernah berpikir untuk membuat nasi kebuli ini sebagai
menu jualan saya. Ternyata banyak juga penggemarnya.” Ujarnya sambil tertawa.
Sayapun tak sabar ingin
merasakan nikmatnya nasi kebuli ini. Sesampainya di sana saya langsung memsan
seporsi Nasi Kebuli Sapi yang menjadi menu spesial di warung itu. Sedangkan
teman saya memesan mie tiaw. Sambil menunggu saya memesan es teh dan sebotol
air mineral.Selang sepuluh menit akhirnya nasi kebuli dan mie tiaw goreng tersaji
di meja. Harum aroma rempah yang menguap dari nasi kebuli menggugah nafsu makan
saya. Nasinya disajikan di atas piring ceper berupa nasi kebuli dengan
pelengkap potongan daging
sapi semur ala Bu Nur dan diletakkan di atas nasi kebuli tersebut. Selain itu ada irisan tomat. Adapula tambahan acar yang terdiri dari irisan nanas dan mentimun, serta sambal yang rasanya manis, pedas dan segar, sehingga mampu mengimbangi rasa gurih nasi kebuli yang terasa agak berat. Sambal tersebut dicampur irisan bawang bombay dan tomat yang dicincang kasar. Bumbu rempah khas masakan Arab seperti jinten, ketumbar, cengkeh, lada, biji pala membuat aroma harum merebak dari nasi kebuli. Satu lagi bumbu yang paling khas yang membuat rasa masakan ini semakin kentara khas dari Arab, yaitu kapulaga. Kapulaga memiliki aroma yang khas dan harum. “masakan arab memang tak pernah ketinggalan kapulaga dan jintan hitamnya” kata Nadira, adik Bu Nur yang ikut berkecimpung dalam usaha kulinernya. Bu Nur juga tidak keberatan untuk memberitahukan bagaimana cara memasak nasi kebuli ini, “nasi putih ditumis bersama bawang putih, bawang merah, lada hitam, cengkeh, ketumbar, jintan, kapulaga, kayu manis, pala, dan minyak samin. Kemudian daging sapi dimasak bersama dengan nasi setengah matang hingga benar-benar matang. “Oh ya, nasi kebuli di sini tak pakai minyak samin karena tak semua orang suka minyak jenis ini karena aromanya yang menyengat.”katanya.
sapi semur ala Bu Nur dan diletakkan di atas nasi kebuli tersebut. Selain itu ada irisan tomat. Adapula tambahan acar yang terdiri dari irisan nanas dan mentimun, serta sambal yang rasanya manis, pedas dan segar, sehingga mampu mengimbangi rasa gurih nasi kebuli yang terasa agak berat. Sambal tersebut dicampur irisan bawang bombay dan tomat yang dicincang kasar. Bumbu rempah khas masakan Arab seperti jinten, ketumbar, cengkeh, lada, biji pala membuat aroma harum merebak dari nasi kebuli. Satu lagi bumbu yang paling khas yang membuat rasa masakan ini semakin kentara khas dari Arab, yaitu kapulaga. Kapulaga memiliki aroma yang khas dan harum. “masakan arab memang tak pernah ketinggalan kapulaga dan jintan hitamnya” kata Nadira, adik Bu Nur yang ikut berkecimpung dalam usaha kulinernya. Bu Nur juga tidak keberatan untuk memberitahukan bagaimana cara memasak nasi kebuli ini, “nasi putih ditumis bersama bawang putih, bawang merah, lada hitam, cengkeh, ketumbar, jintan, kapulaga, kayu manis, pala, dan minyak samin. Kemudian daging sapi dimasak bersama dengan nasi setengah matang hingga benar-benar matang. “Oh ya, nasi kebuli di sini tak pakai minyak samin karena tak semua orang suka minyak jenis ini karena aromanya yang menyengat.”katanya.
Harumnya
nasi kebuli benar-benar membuat saya tak sabar untuk menyantapnya. Benar saja,
suapan pertama langsung membuat lidah saya tak berhenti bergoyang. Bumbunya
sangat terasa namun tidak berlebihan, sangat pas. Selain kapulaga, aroma
cengkih, kayu manis, merica dan bawang terasa cukup kuat. Nasinya pulen dan
tidak terlampau berminyak.
Yang membuat saya terkesan adalah empuk daging sapinya. Bumbunya benar-benar meresap hingga ke dalam dagingnya. Meskipun nasi kebuli yang biasa dikenal karena daging kambingnya, tetapi kebuli sapi inipun tak kalah nikmatnya dan tak menghapus cita tasa ketimur tengahannya
Yang membuat saya terkesan adalah empuk daging sapinya. Bumbunya benar-benar meresap hingga ke dalam dagingnya. Meskipun nasi kebuli yang biasa dikenal karena daging kambingnya, tetapi kebuli sapi inipun tak kalah nikmatnya dan tak menghapus cita tasa ketimur tengahannya
Bu Nur mengatakan kepada saya,
beliau merintis usaha ini dari nol. Susah payah dan jatuh bangunpun telah
dirasakannya. Dalam mengembangkan usahanya, Bu Nur dibantu tiga orang karyawannya.
Kurang lebih tiga tahun ia berjualan di lokasi ini. Saat ini ia sudah mendapatkan pelanggan
tetap. Dalam sehari, penjualan nasi kebuli bisa mencapai 30 porsi, menu lainnya
yang disajikan juga tak kalah laris manisnya dengan nasi kebuli ini. Satu porsi
dijual seharga 15ribu rupiah. “Harge merakyat, tapi tak kalah rasenye dengan
makanan konglomerat.” Kata Ayu pelanggan tetap Bu Nur. Begitu nasi kebuli
diletakkan di atas meja, kepulan aromanya benar-benar membangkitkan selera.
Meski warnanya mirip nasi goreng, tapi begitu masuk ke mulut, rasanya begitu kompleks
dan lazis. Bagi yang ingin merasakan
lazisnya kebuli sapi spesial langsung datang ke Warung Bubur Bu Nur, di Jl.
Seliung Sungai Pinyuh. Dijamin enak!
Penulis: Hira Wahyuni (F11409016)
SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
BalasHapusDEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!
HANYA DENGAN MENPROMOSIKAN WETSITE KIYAI KANJENG DIMAS DI INTERNET SAYA BARU MERASA LEGAH KARNA BERKAT BANTUAN BELIU HUTANG PIUTAN SAYA YANG RATUSAN JUTA SUDAH LUNAS SEMUA PADAHAL DULUHNYA SAYA SUDAH KE TIPU 5 KALI OLEH DUKUN YANG TIDAK BERTANGUNG JAWAB HUTANG SAYA DI MANA MANA KARNA HARUS MENBAYAR MAHAR YANG TIADA HENTINGNYA YANG INILAH YANG ITULAH'TAPI AKU TIDAK PUTUS ASA DALAM HATI KECILKU TIDAK MUNKIN SEMUA DUKUN DI INTERNET PALSU AHIRNYA KU TEMUKAN NOMOR KIYAI KANJENG DI INTERNET AKU MENDAFTAR JADI SANTRI DENGAN MENBAYAR SHAKAT YANG DI MINTA ALHASIL CUMA DENGAN WAKTU 2 HARI SAJA AKU SUDAH MENDAPATKAN APA YANG KU HARAPKAN SERIUS INI KISAH NYATA DARI SAYA.....
…TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…
**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
3.JUAL TUYUL MEMEK / JUAL MUSUH
4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..
…=>AKI KANJENG<=…
>>>085-320-279-333<<<
SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!
HANYA DENGAN MENPROMOSIKAN WETSITE KIYAI KANJENG DIMAS DI INTERNET SAYA BARU MERASA LEGAH KARNA BERKAT BANTUAN BELIU HUTANG PIUTAN SAYA YANG RATUSAN JUTA SUDAH LUNAS SEMUA PADAHAL DULUHNYA SAYA SUDAH KE TIPU 5 KALI OLEH DUKUN YANG TIDAK BERTANGUNG JAWAB HUTANG SAYA DI MANA MANA KARNA HARUS MENBAYAR MAHAR YANG TIADA HENTINGNYA YANG INILAH YANG ITULAH'TAPI AKU TIDAK PUTUS ASA DALAM HATI KECILKU TIDAK MUNKIN SEMUA DUKUN DI INTERNET PALSU AHIRNYA KU TEMUKAN NOMOR KIYAI KANJENG DI INTERNET AKU MENDAFTAR JADI SANTRI DENGAN MENBAYAR SHAKAT YANG DI MINTA ALHASIL CUMA DENGAN WAKTU 2 HARI SAJA AKU SUDAH MENDAPATKAN APA YANG KU HARAPKAN SERIUS INI KISAH NYATA DARI SAYA.....
…TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…
**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
3.JUAL TUYUL MEMEK / JUAL MUSUH
4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..
…=>AKI KANJENG<=…
>>>085-320-279-333<<<